Jumat, 06 Maret 2020

Metode cut & jumper Level Shifter panel AUO

Gambar berubah-ubah secara periodic problem panel AUO.
Gambar kadang bagus-kadang cacat……..bergantian secara periodik.
Cacat bisa bermacam-macam gejala : mungkin getar, mungkin garis2, mungkin double dll.

Hal yang sama sering juga dijumpai pada panel  LG yang menggunakan panel GIP (Gate In Panel).
Berbeda dengan panel LG yang menggunakan  istilah Vgh_odd dan Vgh_even, maka panel AUO menggunakan istilah Lc1 dan Lc2.
Tegangan Lc1 dan Lc2 selalu berubah-ubah secara periodik, kadang positip sebesar tegangan Vgh dan kadang negatip sebesar tegangan Vgl. Tegangan Lc1 dan Lc2 selalu berlawanan, artinya jika Lc1 positip maka Lc2 negatip, begitu pula sebaliknya.
Tegangan Lc2 dan Lc2 dari ic Level Shifter bercabang menjadi 2 arah. Satu kearah kiri dan satu kearah kanan, masing2 masuk ke COF panel kaca.

Solusi untuk problem diatas adalah :

Langkah pertama.
Amati gambar……..sambil diukur tegangan Lc1.
Amati dengan seksama  tegangan pada saat posisi gambar bagus, berapa tegangan Lc1
Misal gambar bagus pada saat Lc1 tegangan negatip.

Langkah kedua.
Cut jalur Lc1 dan Lc2 langsung dari sumbernya, yaitu output dari ic Level Shifter
Biasanya jalur output L1, Lc2 dari ic Level Shifter dipasang semacam R Jumper. Maka dalam hal ini kita tidak perlu melakukan cut jalur, tapi cukup dengan melepas R jumper tersebut.

Gunakan ohm meter dari test point Lc1 dan Lc2 ke arah ic Level Shifter untuk mencari lokasi kaki2 pin-output Lc1 dan Lc2 .

Langkah ketiga.
Setelah jalur Lc1 dan Lc2 dari ic Level Shifter diputus.
Karena gambar bagus saat posisi tegangan Lc1 negatip.
Maka jumper Lc1 yang masuk ke COF panel kaca dengan tegangan Vgl.
Dan kebalikannya jumper Lc2 dengan tegangan Vgh.
Untuk amannya biasa kami lakukan bukan dengan jumper langsung, tapi kami pasang masing2 R 2.2k.


IC Level Shifter yang digunakan panel AUO
T.con AUO menggunakan beberapa ic Level Shifter yang berbeda tipenya, serta jumlah output pulsa scan driver
Ada yang mengunakan ic berbentuk kotak dengan jumlah kaki :
Panel kecil 24inch  (5 x 4) tipe i7238, ATT1908 dengan scan driver Hc1 sampai Hc4.
Panel 32 inch (8 x 4) tipe AUO S302.1V dengan scan driver Hc1 samapai Hc6.
Panel 50 inch (10 x 4) tipe AUO M106-11 dengan scan driver Hc1 samapai Hc8.







************



Selasa, 18 Februari 2020

Memahami fungsi dan kerja sebuah modul T.con

T.con board atau modul T.con atau kadang disebut Control board ; 
  • Adalah merupakan pcb kecil yang terpisah dari Panel kaca LCD, dan dihubungkan pakai flatwire ke panel kaca
  • Tapi ada pula yang menempel jadi satu dan merupakan satu kesatuan dengan panel kaca. Kadang bisa berada dibawah atau kadang ada pula yang berada dibagian atas Panel kaca.
  • Walaupun jarang sekali dijumpai ; ada pula sirkit T.con yang jadi satu kesatuan dengan Mainboard. Setahu saya hanya Panasonic yang kadang pakai seperti ini


Fungsi utama modul T.con adalah :
  • Merubah data gambar RGB dan sinyal Sinkronisasi horisontal dan vertikal dari Motherboard yang telah di kode menjadi bentuk "sinyal analog LVDS" menjadi" sinyal digital RGB" yang cocok untuk diumpankan ke panel kaca sesuai dengan Resolusi panel yang digunakan.
  • Membangkitkan macam2 pulsa sinyal “Digital kontrol” atau “Scan-driver” ; untuk mengendalikan Gate-driver dan Source-driver sehingga dapat terbentuknya gambar pada layar kaca.


Bagian2 utama dari sebuah dari T.con.
  • Multi psu (powersuply) untuk menyediakan kebutuhan bebarapa macam tegangan untuk Scan-driver dan untuk macam2 sirkit pada  T.con sendiri, Misalnya untuk Gate-driver, Source-driver, IC Timing Control, IC Gamma, dan sirkit digital pendukung lain pada modul T.con sendiri.
  • Pembangkit tegangan V.com bias panel kaca untuk perbaikan linearitas cacat karakteristik elemen pixel gambar panel kaca. Kadang bagian ini bisa berdiri sendiri, tapi ada juga yang kadang jadi kesatuan dengan Multi psu.
  • IC Timing Control yang berfungsi untuk ; (1) Merubah sinyal gambar analog LVDS menjadi sinyal DIGITAL RGB, dan (2) Pembangkit macam2 sinyal “digital timing kontrol” untuk diumpankan ke Gate-driver dan Source-driver.
  • Pembangkit tegangan-2 Referensi Gamma atau Gamma Correction atau Pembangkit tegangan grey-scale ; merupakan satu set  kumpulan tegangan untuk perbaikan linearitas gambar agar nampak lebih alami/natural. Tegangan ini diumpankan pada sinyal data gambar RGB lewat Source-driver.
  • Level Shifter, yaitu yang berfungsi memperkuat pulsa2 sinyal  Gate-driver dari IC Timing Control yang asalnya level hanya rendah ( kira2 0 hingga 3.3v) menjadi pulsa sinyal data yang levelnya lebih tinggi, dimana maksimum besarnya sama dengan tegangan Vgh, dan minimum besarnya sama dengan tegangan negatip Vgl (kira2 sekitar -10v hingga +30v)


Contoh macam2 blok diagram sebuah T.con.
Dari contoh2 ini mudah2an bisa lebih membantu dalam memahami tentang T.con.









Apakah cara kerja semua T.con sama.
  • Pada prinsipnya semua jenis T.con memang “hampir sama”, sebab semuanya bertujuan sama seperti sudah dijelaskan pada fungsi utamanya.
  • Perbedaan disebabkan masing2 pabrikan pembuat panel berlomba-lomba membuat rancangan sendiri-sendiri. Penemuan2 dalam rancangan cara kerja T.con biasanya mereka Patent-kan agar tidak ditiru oleh pabrikan merk lain. 
  • Semuanya dikembangkan dan bertujuan untuk memperoleh kualitas gambar yang lebih baik, biaya produksi lebih murah, sehingga harga pesawat Lcd dari tahun ke tahun dapat ditekan terus. Komponen panel kaca selama ini adalah merupakan komponen paling mahal. Atau kira2 sebesar 75% harga sebuah pesawat teve.


Perbedaan menyolok adalah adalah hal  rancangan sirkit Gate-driver, sehingga secara umum yang kita kenal sampai sekarang ini beberapa macam, seperti :
  • Teknologi panel Samsung (panel dengan tipe LTAxx, LTFxx, LTYxx) yang kita kenal menggunakan pulsa2 untuk Gate-driver dengan nama CKV1, CKVB1, CKV2, CKVB2, STV. Sirkit Gate-driver ditanam didalam panel kaca yang lebih dikenal dengan teknologi ASG (Amorphous Silicon Gate)
  • Teknologi panel AUO (panel dengan tipe Txx) yang kita kenal menggunakan pulsa2 Gate-driver dengan nama Hc1, Hc2, …..Lc1,Lc2, STV
  •  Teknologi panel LG (panel dengan tipe LCxx) yang sebenarnya hampir mirip AUO yang lebih dikenal dengan teknologi dimana Gate-driver ditanam didalam panel kaca yang dikenal dengan istilah teknologi GIP (Gate In Panel). Disini pulsa Gate-driver diberi nama Clk1, Clk2,….dan Vgh-odd, Vgh-even, VST.
  • Teknologi panel BOE (panel dengan tipe HVxx), SHARP (panel dengan tipe LKxx), ChungHwa (panel dengan tipe CLAAxx), ChiMei (panel dengan tipe Vxx), CSOT (panel dengan tipe MTxx, STxx) adalah yang menggunakan “kupingan” yang nampak ada diluar panel sebagai Gater-driver. Banyaknya kupingan bisa berbeda-beda, bisa 2,3 atau 4. Ini tentu berbeda dengan teknologi yang telah disebutkan diatas sebelumnya, dimana Gate-driver semuanya tertanam didalam panel kaca.


Apakah T.con dapat digunakan untuk panel2 kaca yang berbeda ?
Tidak bisa !!! 
T.con di rencang hanya sesuai dengan panel kaca yang pasangannya, berdasarkan :
  • ·         Resolusi panel kaca.
  • ·         Rancangan sinyal2 pulsa untuk Gate-driver dan Source-driver.
  • ·         Tegangan2 yang diperlukan untuk panel kaca.


Data ID pada panel Sony.
Jika teknisi mencoba mengganti panel Sony dengan merk lain, bisa jadi pesawat akan mati protek.
Kenapa bisa terjadi demikian ?
Sony sendiri sebenarnya tidak memproduksi panel sendiri. Dia menggunakan panel dari pabrikan lain. Tapi pada modul T.connya diberi tambahan semacam “DATA ID (Indentifikasi)” yang biasa disimpan pada sebuah ic memori semacam 24C02.
Data ID ini akan dibaca oleh motherboard setiap kali pesawat teve dihidupkan lewat jalur data SDA/SCL.. Kalau data ID ini gagal dibaca, maka pesawat akan mati protek tidak mau hidup.
Oleh karena itu pesawat Sony tidak dapat diganti dengan sembarang panel dari model lain, karena model lain tidak mempunyai data ID.


***********************



Sabtu, 08 Februari 2020

Problem panel AUO T320HVN03.1 32T36-C06

Samsung UA32F6100A
T.con luar T320HVN 03.1-C32T36 C06
Problem bisa start……tapi layar gelap blank dan lampu BL tidak nyala.

Coba hidupkan modul PSU saja……..
Dengan cara melepas konektor dari Psu ke Motherboard…………lampu BL bisa nyala.
Berarti disini Powersuply, BL Inverter, dan Lampu BL………tidak ada masalah.

Coba lepas kabel LVDS ke modul T.con……
Lampu BL bisa nyala……
Berarti kemungkinan yang problem ada di T.con atau Panel….

Coba  lepas 2 bh konektor mini LVDS dari T.con ke panel kaca…….
Woooow…….salah satu kabel flatwire korosi berat……

Coba hidupkan tanpa sambungan ke panel kaca…..
Tapi kabel LVDS dari Motherboard dipasang ke T.con……….
Lampu BL "tetap tidak mau nyala"……????

Ini berarti T.con yang masalah………
Cek 12v ke T.con hadir…..
Sebuah lampu indikator biru pada T.con juga sudah nyala……
Tapi.......Cek tegangan Vgh dan Vgl TIDAK HADIR…..

Cek T.con secara visual lebh teliti…….
Wooooow……..ternyata bukan kabel flatwire ke panel kaca saja yg korosi……..konektor cepit (konektor female atau perempuan) yg nempel di pcb T.con juga korosi berat……antar kaki2nya sptnya banyak terhubung oleh semacam kerak bekas koorosi yang kering……

Pembersihan konektor female….
Di kerik satu persatu untuk menghilangkan kerak antar kaki2 konektor dg bantuan ujung jarum pentol….dengan batuan cairan thinner……
Dengan kertas amplas yang paling halus....di gosok2 bagian dalamnya....

Alhamdullillah….achirnya bisa solved……

Kesimpulan :
Panel ini  sepertinya hampir mirip dengan panel Samsung yang pakai MON-L dan MON-R
Kalau jalur ke panel kaca ada yang masalah….maka T.con power suply akan protek.
Disini  pcb T.con ada 2 buah lampu indikator biru….
Kalau posisi protek tapi 12v masuk……..maka yang menyala hanya satu lampu indikator.

Kalau tegangan2 Tcon sudah hadir semua…….. indikator akan nyala semua.



***************************

Jumat, 17 Januari 2020

Samsung problem keluar logo terus restart lagi

Ada beberapa catatan solusi problem.......
Samsung keluar logo trus mati, dan restart lagi....
Demikian berulang terus.....

  • Tcon problem.... tcon dilepas bisa normal.
  • Tuner problem…….tuner dilepas bisa normal.
  • Problem NAND FLASH………ganti ic cabutan dari motherboard model yang sama.
  • Chip panas........ganti chip.
  • Flash ic 24C.
  • Problem pada board PSU…........

*********************




Kamis, 16 Januari 2020

Samsung UA43J5100 mati total

Samsung UA43J5100…
Problem mati total, lampu indikator tidak nyala.

Lepas konektor dari PSU ke Motherboard….
Colokin listrik…..lampu BL bisa menyala….
Ini menunjukkan bahwa PSU normal…..
Cek tegangan out ke motherboard…..hanya pakai tunggal 13v

Cek tegangan stby 3.3v….
Paling gampang………cari test point-nya pada IR receiver remote sensor…..
Ternyata ………zooooonk alias nol….
Cek dengan ohm meter……tidak menunjukkan “short”…..
Kecurigaan……tegangan mampet dari tegangan 13v yang diturunkan menjadi 3.3v untuk stby…..…..
Umumnya menggunakan IC  Dc-Dc Step Down……….
Ciri-ciri  ic dc-dc sterp down……….. adalah didekatnya menggunakan “COIL”……yang  juga merupakan Output dari dc-dc step down tersebut….


Pakai ohm meter……..cari ic dc-dc yang outputnya terhubung dengan 3.3v IR receiver…..
Achirnya ketemu juga…….
Yaitu ic OZ3015……..
Cari data sheet ic tersebut….untuk mengetahui  pin ”INPUT”nya yang nyambung ke 13v….
Input ketemu pin-2…..
Cek…….ternyata tidak ada 13v……





Setelah pelototi….jalur2 pcb motherboard…….
Ketemu….ada “fuse” yang putus pada jalur dari konektor 13v ke pin-2…..
Baru kali ini jumpa motherboard Samsung pakai fuse........paling sering pakai adalah motheboard SONY.

Alhamdullillah…..
Setelah fuse disambung………lampu indikator bisa nyala……
Di-power-on…….OK…..suara ada….

Tapi kok gambar blank ????
Cek Tcon……fuse Tcon juga putus….
Cek jalur input Tcon dg ohm meter….
Uuuuuffff…….short dengan ground………ini yang menyebabkan fuse putus.......
Utak-atik sana-sini……ternyata ada kapasitor smd yng short pada jalur input 12v……
Setelah penggantian kapasitor smd…….
Joooos……… gambar bisa hadir…..Alhamdullillah........

Kesimpulan….fuse pada mother board putus kemungkinan juga akibat jalur 12v Tcon short….



**********************



Rabu, 01 Januari 2020

Toshiba 23PB201EJ indikator hijau nyala - layar blank

Toshiba 23PB201EJ
Dicolok-in listrik…..indikator hijau sudah nyala……
Lampu BL juga sudah nyala……tapi layar blank……..tidak ada penampakan OSD.
Kalau dibiarkan agak lama…..kadang lampu BL mati sebentar trus hidup lagi………begitu seterusnya berulang-ulang.
Coba cek tegangan2 Tcon…….hasilnya hadir semuanya…..

Coba FLASH….
Hasil tidak ada perubahan….
Cek tegangan2 dc-dc…..5v, 3.3v, 2.5v HADIR semuanya….

Amati motherboard….
Tuner yg dipakai tipe …….TDSS-G221D……..
Tuner tipe ini rasanya paling dijumpai sering bermasalah…….
Coba lepas Tuner…..
Alhamdullillah……..Layar bisa keluar “blueback”…serta OSD bisa tampil……

Tuner tipe ini bisa diganti dengan tipe persamaan TDSS-G224D.

Atau diganti tipe TDSS-201D dengan sedikit modifikasi seperti gambar.



**********************

Selasa, 31 Desember 2019

Samsung BL nyala kedip2 (UA32EH4003)

PSU Samsung  UA32EH4003 (BN94-06008H).
IC driver psu pakai 2S110, BL Inverter pakai SLC1012C.
Cek Psu only (motherboard dilepas). Ketika dicolokin listrik lampu BL nyala kedip2

Cek tegangan2 out switching regulator normal (5.3v dan 13v)
Kayaknya BL Inverter yg masalah…….
Browsing2 cari skema…..gak nemu.
Wadouw pusing klo harus mikir……..banyak memakai Transistor smd dan R smd kecil2 disekitar ic BL Inverter…..

Pengalaman Psu Samsung,....... sering diketemukan rusak hanya masalah korosi…….
(Gak tahu kok bisa spt itu??? Padahal moterboardnya gak papa??)

Coba cek secara visual……..secara seksama….pakai bantuan kaca pembesar……..mencari bagian2 yg korosi.
Menarik perhatian………Ada salah satu kaki transistor smd yang salah satu kakinya  korosi…..
Korek2 …….bersihkan korosinya……….ternyata kaki sudah putus.

Transistor smd yg korosi ada tanda “2D”
Cari datasheet transistor tsb……..Ketik aja pd kolom Google searh “SOT23 2D”….

Cari datasheet transistor smd tulis aja “SOT23 - spasi - kode yg tertulis pd bodi”….
Kemasan bodi transistor smd kecil diberi nama SOT23.


Wooow …….ternyata merupakan transistor NPN tegangan tinggi ( C-E 300v)…..?
Walaupun banyak punya bekasan psu yg ada banyak pakai transistor smd……….
Tetapi pasti sulit cari yang tegangan tinggi, karena umumnya tegangan kurang dari 50v.
Ukur tegangan pada pcb….ternyata C-E ada tegangan 60v.

Ingat transistor biasa tipe NPN BF421/423 yang biasa dipakai pd pcb matrik crt soket……
Langsung aja bongkar2 harta karun kumpulan bekas2 pcb matrik….
Alhamdullillah…….bisa mendapatkan dari  bekas mesin Sharp……


Langsung coba pasang………
Alhamdullillah……….BL sudah bisa nyala normal.




********************